Syukur Dengan Menghabiskan Makanan

Para jamaah tiba di lokasi haul akbar. (ufi/pondokpeta.id)

TULUNGAGUNG — Beranjak sore, Ahad (24/09/2017), kesibukan jelang puncak peringatan Haul Akbar semakin meningkat. Murid-murid Pondok Pesulukan Thoriqot Agung (PETA) yang tabarukan haul kian banyak berdatangan.

Begitu tiba di lokasi haul, para jamaah langsung diarahkan menuju dapur umum di depan Kantor Pusat Sultan Agung 78. Beberapa menu makanan dan minuman telah disiapkan secara prasmanan.

Mereka dipersilahkan mengambil sendiri nasi dan lauk pauk olahan murid-murid PETA yang ketika memasak, selalu berdzikir dan melanggengkan wudhu (daa-imul wudhu). Para jamaah dimohon menghabiskan makanan yang diambil.

Jamaah antri dengan tertib menuju dapur umum. (ufi/pondokpeta.id)

Beberapa tulisan menjadi pengingat agar para jamaah menghabiskan makanan yang diambilnya. Tulisan-tulisan dalam bahasa Indonesia, Jawa Kromo Inggil, Madura, dan Sunda itu dipasang di tempat makan.

Diantaranya tulisan itu adalah:

  • “Perintah Bu Nyai, Kalau Makan Harus Dihabiskan”
  • “Dawuh Bu Nyai, Menawi Dahar Kedah Dipun Telasaken”
  • “Amar Bu Nyaeh, Klawon Kakan Kodhu Dihabiskan”
  • “Parentah Bu Nyai, Menggah Tuang Kedah Diseepkeun”

Para juru masak dan petugas bagian konsumsi telah menyiapkan bumbu sejak sebulan lalu. Sebanyak 25 ekor sapi disembelih dan diolah sebagai jamuan makanan dalam haul kali ini.

Jamaah dijamu makanan yang dimasak petugas yang melanggengkan wudhu. (ufi/pondokpeta.id)

Dengan tertib, jamaah yang datang diatur mengantri menuju dapur umum. Setelah makan, mereka diarahkan menuju ke tempat pengajian haul yang akan dimulai setelah Isya’. (ufi/pondokpeta.id)