Kembali Bersih Usai Haul

Pengasuh Ponpes Al Mishbar, Karangnongko, Sooko, Mojokerto, KH. Chusaini Ilyas. (muchtarul jumal)

TULUNGAGUNG — Puncak peringatan Haul Akbar Guru Agung Pondok Pesulukan Thoriqot Agung (PETA) telah berakhir Senin (25/09/2017) dini hari. Dipungkasi dengan mauidloh chasanah dan do’a yang disampaikan KH. Chusaini Ilyas, pengasuh Ponpes Al Mishbar, Karangnongko, Sooko, Mojokerto, dan pengasuh Ponpes Kiai Parak Bambu Runcing, Parakan, Temanggung, KH. Haidar Muhaiminan Gunardo.

Sebelumnya, mauidloh chasanah didawuhkan pengasuh Ponpes KHAS, Kempek, Cirebon, KH. Musthofa Aqil Siradj, dan KH. Imam Ma’ruf dari Malang. Dalam taushiyahnya, Kiai Imam Ma’ruf banyak mengupas tentang niat berthoriqoh sebagaimana tema haul tahun ini: “Mengevaluasi Niat, Menakar Ketulusan.”

KH. Imam Ma’ruf yang juga Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang menyampaikan taushiyah. (muchtarul jumal)

Usai diakhiri do’a, ratusan ribu jamaah yang menghadiri haul beranjak dan merapikan sendiri alas duduknya. Disusul para murid PETA yang khidmah di seksi kebersihan melaksanakan tugas.

Dalam beberapa jam saja, lokasi haul dan sudut-sudut Kota Tulungagung kembali bersih. Rapi seperti semula. Ketika matahari terbit, tidak ada sampah yang terlihat berserakan di jalanan.

Sebagian besar jamaah kembali pulang ke daerahnya. Namun tidak sedikit pula yang masuk ke dalam Pondok PETA.

Mereka berziarah ke maqbaroh Hadlrotus Syekh Mustaqim bin Husein, Mbah Nyai Hj. Sa’diyah Mustaqim binti H. Rois, dan Hadlrotus Syekh Abdul Djalil Mustaqim yang berada di dalam pondok. Mayoritas adalah murid-murid PETA dari berbagai daerah.

Sekitar pukul 02.00 Wib pagi, mereka melaksanakan khususiyah Aurod Thoriqot Syadziliyah hingga menjelang subuh. Usai sholat subuh, dilanjutkan membaca Laqodja, Ayat Kursi, dan Aurod Thoriqot Qodiriyah.

Para jamaah disiapkan sarapan di joglo dalam Pondok PETA. (ufi/pondokpeta.id)

Ketika pagi menjelang, aneka menu makanan dan kopi telah tersedia di joglo sebelah maqbaroh. Para petugas konsumsi berjibaku tak kenal lelah, menyiapkan sarapan untuk para jamaah sebelum mereka kembali ke daerah asal. (ufi/pondokpeta.id)