Ijazahan Diikuti 85 Anggota SA78

Staf Pusat SA78 tengah melakukan checking peserta ijazahan di Musholla Pondok PETA. (susanto/SA78)

TULUNGAGUNG — Pondok Pesulukan Thoriqot Agung (PETA) menggelar Ijazahan Aurod Laqodja dan Ayat Kursi serta Aurod Thoriqot Asy-Syadziliyah. Pelaksanaan ijazahan berlangsung di Musholla Pondok PETA, Jl. KH. A. Wachid Hasyim, Kauman, Tulungagung, Ahad (05/11/2017) pagi. Sebanyak 85 orang mengikuti ijazahan aurod (rangkaian wirid) yang sanadnya tersambung (musalsal) sampai kepada Baginda Rosulullah SAW.

Para peserta ijazahan sebelumnya mendaftar dan menjalani verifikasi yang dikoordinasikan oleh organisasi dibawah naungan Pondok PETA, yakni Sultan Agung 78 (SA78) bersama Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah Baitul Maal wat Tamwil Perekonomian Tasyrikah Agung (KSPPS BMT PETA). Proses pendaftaran dan verifikasi dilakukan berjenjang sejak dari Admin Titik SA78, Staf Koordinator Kabupaten/Kota SA78, Staf Aswil SA78 dan berujung pada Staf Pusat SA78.

“Syarat utama mengikuti ijazahan adalah menjadi anggota SA78. Selanjutnya melengkapi data dan beberapa item persyaratan lainnya,” jelas Staf Pusat SA78, Slamet Khansa, kepada pondokpeta.id di Kantor Pusat SA78, Jl. KH. A. Wachid Hasyim, Kauman, Tulungagung. Pelaksanaan ijazahan di Pondok PETA dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama di awal bulan.

Para peserta ijazahan tertib mengantri bergiliran memperoleh bukti lolos verifikasi kelengkapan persyaratan ijazahan. (slamet/SA78)
Verifikasi peserta ijazahan oleh Staf Pusat SA78, Yeri Al Botorani. (slamet/SA78)

Ratusan anggota SA78 mendaftar pada pengurus Kelompok Jamaah Pondok PETA dan Titik SA78 setempat, yang berakhir sepekan sebelum tanggal ijazahan. Kali ini, hanya 86 orang yang dinyatakan lulus verifikasi dan dapat mengikuti ijazahan. Namun, 1 orang asal Titik SA78 Sepanjang, Sidoarjo, mengundurkan diri beberapa saat sebelum ijazahan dilaksanakan sehingga menyisakan 85 orang.

Para peserta ijazahan telah terdaftar pada Kelompok Jamaah Pondok PETA dan Titik SA78 yang telah berdiri hingga pelosok negeri. Mereka berasal dari berbagai daerah di tanah air, antara lain Kelompok/Titik SA78 Babatan Wiyung, Surabaya (3), Bangoan, Kedungwaru, Tulungagung (3), Bangunsari, Dolopo, Madiun (8) Batokan, Kasiman, Bojonegoro (4), Bintaro/Pondok Ranji, Tangerang Selatan (6), Blayu, Wajak, Malang (2), Bungah, Gresik (2), Jerukgulung (12), Kacangan, Modo, Lamongan (4), Karangjati, Blora (5), Karangrejo (1), Keling (7), Kradenan, Blora (2), Marga Bhakti (2), Menduran/Pedak Menduran, Purwodadi (2), Pandantoyo, Temayang, Bojonegoro (1), Parakan, Temanggung (2), Penataran, Blitar (2), Pojok/Tanggung (1), Pulogebang (1), Punggursugih (5), Sanur, Tikung, Lamongan (1), Sempu (4), Sepanjang, Sidoarjo (4), Sumbersuko/Sumbersuko Pasuruan (1), Suruh/Nglebo, Trenggalek (2), dan Tegal/Balamoa Pangkah (1).

Menunggu prosesi ijazahan di Musholla Pondok PETA. (susanto/SA78)

Sejak Sabtu (04/11/2017) malam, para peserta ijazahan telah banyak yang datang di Pondok PETA. Prosesi ijazahan dimulai dengan persiapan dan checking peserta usai sholat Subuh. Mereka menuju Kantor Pusat SA78 untuk memperoleh Surat Keterangan Lolos Verifikasi Persyaratan Kelengkapan Ijazahan.

Ijazahan dimulai pukul 08.30 Wib di Musholla Pondok PETA setelah beberapa saat sebelumnya dikelompokkan berdasarkan aurod yang diijazahkan. Diawali dengan taushiyah/dawuh beliau Ibu Nyai Hajjah Umi Zahro Abdul Djalil dan dipungkasi dengan seremonial ijazahan oleh Ustadz Abdul Wasik yang telah mendapatkan mandat dari beliau Guru Agung Mursyid Thoriqot Asy Syadziliyah, Thoriqot Al Qodiriyah wan Naqsyabandiyah, dan Thoriqot An Naqsyabandiyah, Hadlrotus Syekh Charir Muhammad Sholachuddin Al Ayyubi. (pondokpeta.id)

Reportase: Susanto (Staf Pusat SA78)