Haul Akbar Guru Agung

TULUNGAGUNG — Peringatan Haul Akbar Hadlratus Syekh Mustaqim bin Husein ke-48, Nyai Hj. Sa’diyah Mustaqim binti H. Rois ke-30, dan Hadlratus Syaikh Abdul Djalil Mustaqim ke-13 dijadwalkan digelar pada Ahad Pahing malam Senin Pon (24/09/2017) mendatang. Ini bertepatan dengan tanggal 4 Muharram 1439 H.

Seperti haul sebelumnya, peringatan wafatnya Guru Agung tahun ini dipusatkan di depan Pondok Pesulukan Thoriqot Agung (PETA), Jl. KH. A. Wachid Hasyim No. 27, Tulungagung, Jawa Timur. Ratusan ribu jamaah Murid Thoriqot Syadziliyah, Thoriqot Qodiriyah dan Thoriqot Qodiriyah wan Naqsyabandiyah dari berbagai daerah akan memadati lokasi acara.

“Monggo rawuh haul bibarokati Syaikhina wa Mursyidina wa Murobbi Ruuchina Guru Agung Romo Yai Mursyid Hadlratus Syaikh Charir Muhammad Sholachuddin Al Ayyubi,” kata Ustadz Abdul Wasik, pengurus Pondok PETA kepada pondokpeta.id di Tulungagung, Jum’at (15/09/2017).

Pada pelaksanaan haul ini, sejumlah tokoh dan ulama mengkonfirmasi ingin rawuh (hadir). Diantaranya KH. Ma’ruf Amin (Rois Aam PBNU, Ketua Umum MUI Pusat), KH. Ahmad Mustofa Bisri (Mustasyar PBNU, Pengasuh Ponpes Roudlatut Tholibin Rembang), KH. Mustofa Aqil Siradj (Ketua Umum Majelis Dzikir Hubbul Wathon, Pengasuh PP KHAS Kempek Cirebon), KH. Imam Ma’ruf (Wakil Ketua PCNU Malang), KH. Haidar Muhaiminan Gunardo (Pengasuh Ponpes Kyai Parak Bambung Runcing, Temanggung), dan KH. Sholeh Qosim (Pengasuh Ponpes Bahauddin, Ngelom, Sepanjang, Sidoarjo).

Persiapan penyelenggaraan haul telah dimulai sejak dua bulan lalu. Semakin bertambahnya jamaah yang hadir, menjadikan persiapan haul tahun ini ditingkatkan. Koordinasi dengan pihak luar seperti aparat keamanan dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung intens dilakukan dibawah komando Ketua Umum Panitia Haul Akbar 2017, Agus Kharir Muhammad Fairuza. (ufi/pondokpeta.id)