BMT PETA Latih Calon Karyawan

Manajer KSPPS BMT PETA, H. M. Ayubi Chozin, menyampaikan materi produk lembaga keuangan syariah. (dok. kspps bmt mandiri sejahtera)

GRESIK — Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah Baitul Mal wat Tamwil Perekonomian Tasyrikah Agung (KSPPS BMT PETA) terus berkembang. Sejumlah kantor cabang siap didirikan di berbagai daerah.

Untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), sebanyak 16 orang calon karyawan KSPPS BMT PETA menjalani pelatihan intensif di KSPPS BMT Mandiri Sejahtera, Karangcangkring, Dukun, Gresik. Pelatihan sejak Senin (09/10/2017) dilanjutkan dengan praktek kerja di kantor-kantor cabang KSPPS BMT Mandiri Sejahtera di wilayah Gresik dan Lamongan.

Mereka yang menjalani pelatihan berasal dari berbagai daerah. Masing-masing 4 orang dari Blitar dan Jember, Trenggalek (3 orang), Pati (2 orang) dan 3 orang dari Kediri, Jombang, Demak.

Para calon karyawan KSPPS BMT PETA mulai praktek melayani anggota dan nasabah Rabu (11/10/2017) hari ini. “Ada 16 calon karyawan yang dilatih dan magang,” jelas Manajer KSPPS BMT PETA, H. M. Ayubi Chozin, kepada pondokpeta.id di Karangcangkring, Gresik, Rabu (11/10/2017) pagi.

Menurut Ayubi yang juga murid Pondok Pesulukan Thoriqot Agung (PETA), para calon karyawan diberikan pemahaman tentang produk-produk lembaga keuangan syariah. Termasuk didalamnya penjelasan akad, regulasi, serta praktek langsung pelayanan anggota dan nasabah.

Calon karyawan KSPPS BMT PETA praktek kerja melayani anggota dan nasabah. (dok. kspps bmt mandiri sejahtera)

Narasumber dalam pelatihan ini berasal dari KSPPS BMT Mandiri Sejahtera. Antara lain H. M. Ayubi Chozin yang juga Manajer KSPPS BMT Mandiri Sejahtera, H. Sunjianto (Kepala Bagian Pembiayaan) dan Khusnul Khotimah (Kepala Bagian Administrasi).

Ayubi menjelaskan, para calon karyawan tersebut nantinya ditugaskan di kantor-kantor cabang KSPPS BMT PETA yang telah ada. “Dan kantor cabang baru yang insya Allah akan berdiri akhir tahun 2017 ini,” jelasnya.

Secara terpisah, Ketua KSPPS BMT PETA Drs. H. Mahmud Rosyidi, M.Si didampingi Sandi Abdullah, ST (sekretaris) mengatakan, sedikitnya 8 kabupaten/kota siap mendirikan cabang. Antara lain Blitar, Jember, Pati, Demak, Lamongan, Kediri, Ponorogo, dan Semarang. (ufi/pondokpeta.id)