Harga Emas Meroket

JAKARTA — Harga emas internasional melejit jauh dari level terendahnya dalam dua pekan terakhir. Kondisi itu di antaranya dipengaruhi Korea Utara yang menembakkan rudal lainnya melintas di atas Jepang.

Dilansir dari Reuters, Jumat 15 September 2017, uji coba rudal Korea Utara itu memicu para investor mengalihkan investasinya ke emas, sebagai salah satu produk investasi safe haven.

Harga emas di pasar spot internasional naik 0,3 persen menjadi US$1.333,06 per ons. Sebelumnya, harga emas sempat turun ke level terendahnya sejak 31 Agustus di level US$1.315,7 pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, harga emas berjangka AS naik 0,6 persen. Untuk pengiriman Desember, logam kuning itu naik 0,6 persen menjadi US$1.337,4 per ons.

Emas Domestik

Di dalam negeri, harga emas produksi PT. Aneka Tambang (Antam) Tbk, hari ini naik Rp5.000 per gram menjadi Rp614 ribu dibanding perdagangan Kamis kemarin atau berada di posisi Rp609 ribu per gram. Sementara itu, untuk pembelian kembali, atau buyback, Antam menetapkan harga Rp552 ribu per gram, atau naik Rp5.000.

Berikut ini harga emas berdasarkan ukuran. Emas lima gram Rp2,92 juta, 10 gram Rp5,8 juta, 25 gram Rp14,4 juta, dan 50 gram Rp28,8 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp57,5 juta, 250 gram Rp143,7 juta, dan emas 500 gram Rp287,3 juta.

Untuk produk Batik all series ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,25 juta dan Rp12,1 juta. Selanjutnya, untuk produk edisi Idul Fitri, ukuran dua dan lima gram dibanderol Rp1,26 juta dan Rp3 juta.

Untuk transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Dan, untuk hari ini, emas ukuran 50 gram, 100 gram, 250 gram, dan 500 gram tidak tersedia. (ufi/pondokpeta.id)